Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa stok LPG aman meskipun menghadapi tekanan global dan fluktuasi pasokan energi. Pernyataan ini diberikan untuk memberikan kepastian kepada masyarakat dan pelaku usaha terkait ketersediaan LPG di seluruh Indonesia.
Bahlil menjelaskan bahwa pemerintah telah mengambil langkah strategis, termasuk mengalihkan sumber impor LPG dari Timur Tengah ke negara lain seperti Amerika Serikat dan Australia, untuk memastikan pasokan tetap lancar. Langkah ini diyakini mampu menjaga stok nasional tetap mencukupi, terutama di wilayah padat penduduk.
Selain itu, Bahlil juga memberikan imbauan praktis kepada masyarakat untuk menghemat penggunaan LPG. Ia menyarankan agar setelah masakan matang, kompor tidak dibiarkan menyala, karena tindakan sederhana ini dapat membantu menjaga ketersediaan energi nasional dan mengurangi pemborosan LPG. Imbauan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesadaran publik akan penggunaan energi yang efisien.
Meski menghadapi tekanan global, kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan energi nasional. Kepastian stok LPG yang stabil diharapkan memberi rasa aman bagi masyarakat, sekaligus menjaga kelancaran aktivitas rumah tangga dan usaha yang mengandalkan LPG sebagai sumber energi.
Baca juga : Harga Avtur Naik, Bahlil Pastikan Indonesia Masih Kompetitif



