Menjelang akhir tahun, banyak perusahaan fokus mengejar target bisnis tetapi lupa melakukan checklist keuangan dan pajak perusahaan. Padahal, pemeriksaan sederhana sebelum tutup buku dapat membantu mengurangi risiko kesalahan pencatatan, keterlambatan pelaporan pajak, dan temuan saat audit.
Berikut beberapa poin penting yang sebaiknya diperiksa sebelum tahun buku ditutup.
1. Pastikan seluruh transaksi sudah dicatat
Periksa kembali apakah semua penjualan, pembelian, biaya operasional, gaji, dan transaksi bank telah masuk ke pembukuan. Kesalahan pencatatan di tahap ini dapat memengaruhi laba rugi dan posisi keuangan perusahaan.
2. Cocokkan saldo kas dan bank
Lakukan rekonsiliasi antara saldo pembukuan dan rekening koran per akhir tahun. Pastikan tidak ada setoran, transfer, atau biaya bank yang belum dicatat.
3. Tinjau piutang dan utang usaha
Identifikasi piutang yang sudah lama jatuh tempo dan pastikan seluruh utang usaha telah dicatat. Langkah ini membantu perusahaan menyajikan laporan keuangan yang lebih realistis.
4. Periksa aset tetap dan penyusutan
Pastikan daftar aset tetap sesuai dengan kondisi aktual dan perhitungan penyusutan sudah diperbarui hingga akhir tahun.
5. Evaluasi kewajiban pajak
Bagian terpenting dari checklist keuangan dan pajak perusahaan adalah memastikan seluruh kewajiban perpajakan telah dipenuhi, termasuk pembayaran dan pelaporan pajak bulanan serta kelengkapan bukti potong.
6. Siapkan dokumen pendukung
Simpan invoice, bukti pembayaran, rekening koran, kontrak, dan dokumen perpajakan secara rapi agar mudah ditemukan saat diperlukan.
7. Lakukan review sebelum tutup buku
Sebelum laporan difinalisasi, lakukan pengecekan akhir untuk memastikan tidak ada transaksi material yang terlewat dan seluruh akun sudah direview.
Baca juga : Jasa Laporan Keuangan di Jakarta
Ringkasan singkat
Gunakan daftar berikut sebagai checklist:
- Transaksi lengkap,
- Rekonsiliasi bank selesai,
- Piutang dan utang direview,
- Aset tetap diperiksa,
- Kewajiban pajak dipenuhi,
- Dokumen pendukung lengkap,
- Review akhir dilakukan.
Melakukan checklist keuangan dan pajak perusahaan secara rutin membantu perusahaan menjaga kualitas laporan keuangan, meningkatkan kepatuhan pajak, dan mempersiapkan proses audit dengan lebih baik.



